Sebanyak 18 item atau buku ditemukan

Profesi Kependidikan Dan Keguruan

Buku ini ditulis karena dorongan hati yang ikhlas untuk membina para mahasiswa, khususnya mahasiswa yang dipersiapkan di bidang pendidikan dan keguruan, maka perlu menambah referensi bahan ajar untuk mata kuliah Profesi Kependidikan dan Keguruan. Diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme bagi calon-calon guru yang dibina di lembaga pendidikan tinggi pendidikan dan keguruan. Buku ini menyajikan materi terdiri atas 14 bab, yang dimulai dari pengenalan istilah-istilah profesi, kode etik profesi, dan bagaimana sikap seorang yang memegang jabatan profesi, tugas dan peranan sebagai seorang guru, kompetensi guru, pengelolaan proses pembelajaran, kompetensi sebagai seorang kepala sekolah, dan tugas guru dalam melaksanakan bimbingan dan konseling, bagaimana mengatasi kesulitan belajar siswa, mengetahui dasar-dasar administrasi pendidikan di sekolah dan peran guru dalam pelaksanaan administrasi sekolah, serta kesiapan guru dalam menghadapi supervisi dan kepengawasan. Naskah dalam tulisan ini disesuaikan dengan semangat dalam rangka meningkatkan mutu profesionalisme dan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Profesi Kependidikan Dan Keguruan ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak*

Puji syukur ke hadirat Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, atas
limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga telah tersusunnya buku yang diberi
judul Profesi Kependidikan dan Keguruan. Buku ini ditulis karena dorongan hati
 ...

Pengantar Profesi Keguruan

Buku ini dapat menjadi pedoman praksis untuk memenuhi pengembangan profesionalisme bagi para guru di tingkat satuan pendidikan mulai dari TK/PAUD, SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/ MA. Isi buku ini terdiri atas 8 bab, yang diawali dengan pendahuluan, diikuti secara berurutan tentang tinjauan hakikat profesi guru, tugas dan tanggung jawab guru, standar kompetensi profesi guru, kualifikasi akademik profesi guru, pengembangan profesionalisme guru, organisasi profesi dan kode etik guru, serta diakhiri dengan pandangan terkait etika profesi guru (sebatik)

Buku ini dapat menjadi pedoman praksis untuk memenuhi pengembangan profesionalisme bagi para guru di tingkat satuan pendidikan mulai dari TK/PAUD, SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/ MA. Isi buku ini terdiri atas 8 bab, yang diawali dengan pendahuluan ...

Etika Profesi Pendidikan Generasi Milenial 4.0

Buku ini membahas tentang etika dan profesi pendidik dalam menghadapi generasi milenial di era revolusi industri dan society 5.0 yang meliputi hakikat etika profesi keguruan, implementasi profesi keguruan, etika guru, serta kompetensi guru profesional. Guru profesional dituntut memiliki kompetensi keguruan yang meliputi (1) kompetensi personal, (2) kompetensi pedagogik, (3) kompetensi profesional, dan (4) kompetensi sosial. Optimisasi keempat kompetensi tersebut untuk mewujudkan guru profesional yang berpegang pada etika profesi keguruan dijelaskan secara rinci pada bab strategi pembelajaran. Strategi pembelajaran yang sesuai dengan generasi milenial 4.0 akan mewujudkan guru profesional yang dibutuhkan oleh siswa. Secara garis besar buku ini dibagi menjadi tiga tema yaitu etika profesi pendidikan di era 4.0, strategi pengelolaan kelas untuk menjadi guru profesional, dan etika profesi yang terintegrasi ke sistem tata laksana pendidikan, administrasi sekolah, kepengawasan sekolah, dan kepemimpinan sekolah. Sehingga buku ini dapat digunakan sebagai bahan rujukan bagi praktisi pendidikan, pendidik, calon pendidik, tenaga kependidikan, pengawas sekolah, serta kepala sekolah.

Pada bab etika profesi administrasi kependidikan dijabarkan hal hal yang perlu
untuk menjadi perhatian. Kaitan etika profesi dengan administrasi kependidikan
sangat erat karena juga banyak hal yang saling berkaitan satu dengan lainnya ...

Etika dan Profesi Keguruan

Guru adalah makhluk yang diberikan amanah untuk mendidik manusia menjadi manusia yang berakhlak berbudi pekerti, memiliki karakter dan berilmu. Tugas yang dibebankan kepada guru merupakan tugas yang sangat mulia sekaligus memiliki tanggungjawab yang ditidak ringan, dalam menjalankan amanah tersebut guru mestilah memiliki hal yang telah disebutkan diatas, guru adalah pendidik maka ia harus memiliki ilmu bagaimana bias mendidik, guru harusnya terlebih dahulu berakhlak, berkarakter dan lain sebagainya, bagaimana mungkin ia bisa mencetak manusia yang berakhlak sementara ia tidak berakhlak. Seorang guru mestilah terampildan ahli dalam bidangnya hal inilah yang disebut sebagai profesi. Dalam setiap profesi pastinya mempunyai kode etik yang harus di patuhi dan dilaksanakan dalam menjalankan tugasnya dengan baik. Kode etik sangat dibutuhkan dalam sebuah profesi agar dapat melindungi suatu profesi dari suatu penyalahgunaan wewenang. Begitu juga dengan profesi seorang guru juga mempunyai kode etik yang harus di ikuti dan ditaati oleh seorang guru di indonesia dalam menjalankan tugasnya dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari sebagai seorang guru.

Guru adalah makhluk yang diberikan amanah untuk mendidik manusia menjadi manusia yang berakhlak berbudi pekerti, memiliki karakter dan berilmu.

Profesi kependidikan

problema, solusi, dan reformasi pendidikan di Indonesia

Educational reform through caring, competent, and qualified teachers in Indonesia.

Educational reform through caring, competent, and qualified teachers in Indonesia.

Guru Sebagai Profesi

Era global yang dicirikan persaingan bebas dengan berlatar pada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya teknologi informasi, pada satu sisi merupakan suatu tantangan bagi kehidupan masa depan, namun pada sisi yang lain juga merupakan harapan dan sekaligus ancaman bagi seluruh bangsa yang tidak siap menghadapinya. Agar bisa survive dalam menapaki era ini, prasyarat mutlak yang harus dipenuhi adalah kemampuan berkompetensi dengan bekal keunggulan kompetitif. Upaya peningkatan sumber daya manusia kemudian menjadi wacana yang mendesak untuk direalisasikan.

Upaya peningkatan sumber daya manusia kemudian menjadi wacana yang mendesak untuk direalisasikan. Buku Guru Sebagai Profesi ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

PENGEMBANGAN PROFESI GURU

Ide dasar penulisan buku ini, muncul dari keinginan penulis, yang pertama menyebarkan informasi studi kasus dan studi pustaka, oleh karena itu, praktisi pendidikan dan masyarakat secara umum mengetahui bagai mana profesi guru dikembangkan dalam lembaga pendidikan islam, dan lembaga pendidikan umum serta pengaruhnya terhadap keberhasilan tujuan pendidikan. Kedua, sebagai akademisi penulis dalam hal ini merasa mempunyai tanggungjawab sosial dalam menyampaikan secara luas ilmu pengetahuan yang dimiliki.

Ide dasar penulisan buku ini, muncul dari keinginan penulis, yang pertama menyebarkan informasi studi kasus dan studi pustaka, oleh karena itu, praktisi pendidikan dan masyarakat secara umum mengetahui bagai mana profesi guru dikembangkan ...

Sikap mahasiswa terhadap profesi guru agama dikaitkan dengan prestasi belajarnya

studi sikap profesi keguruan pada mahasiswa Program Penyetaraan D.II GPAI SD/MI di Propinsi Lampung

Learning motivation for teachers in Islamic religion in Lampung Province; case study.

pendidikan secara profesional agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik ,
karena telah dibekali sejumlah ilmu pengetahuan yang ... Menguasai wawasan
kependidikan , khususnya yang berkenaan dengan pendidikan di SD dan MI ; 3.

MENGUKUR MINAT PROFESI GURU

Instrumen dan Teknik Validasi

Berapa jumlah guru yang tersisa? Pertanyaan itu dilontarkan oleh Kaisar Hirohito beberapa hari setelah Nagasaki dan Hiroshima luluh-lantak karena bom atom dijatuhkan di dua kota tersebut oleh Tentara Amerika Serikat pada Perang Dunia II. Apakah Anda percaya pertanyaan tersebut benar-benar ada? Apakah Anda pernah menemukan jawaban dari pertanyaan itu? Pertanyaan-pertanyaan ikutan itu menjadi kurang penting karena banyak orang telah mempercayai pertanyaan utamanya. Terlebih lagi, orang dapat melihat bukti nyata bahwa Jepang telah berhasil bangkit dari kekalahan perang dalam waktu singkat. Para pengamat waktu itu mempredeksi Jepang baru akan mampu tumbuh dan bangkit berkembang dalam kurun waktu 70 tahun setelah peristiwa bom di kedua kota tersebut. Mereka, termasuk kita semua, memperkirakan faktor penentu keberhasilan itu adalah pendidikan yang tentunya sangat erat terkait dengan peran dan fungsi guru. Bagaimana dengan pernyataan, “Guru adalah jabatan mulia”. Apakah Anda mempercayainya? Apa yang telah Anda lakukan untuk memuliakan guru? Mungkin masih banyak pertanyaan lain yang dapat dimunculkan terkait dengan pernyataan utama tersebut. Bila salah satu anak atau anggota keluarga Anda menyatakan keinginannya untuk menjadi guru, apakah Anda akan mendukungnya? Bagaimana menelusuri minat terhadap profesi guru dan bagaimana mengukurnya? Pertanyaan-petanyaan tersebut dan juga pertanyaan lain yang terkait dengan profesi guru dibahas dalam buku yang sedang Anda baca. Pertanyaan atau lebih umum permasalahan yang dimunculkan dalam beberapa pertanyaan tersebut tidak hanya perlu untuk dibahas sebagai diskursus (discourse) bagi para orang tua, yang berkeinginan salah satu anggota keluarganya berprofesi guru, akan tetapi juga perlu diketahui sebagai rujukan bagi para guru, para mahaguru atau dosen di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), dan para mahasiswa yang sedang belajar di LPTK. Oleh karena itu, buku ini layak untuk dibaca oleh mereka semua. Bagi yang sedang menjalani tugas sebagai guru dapat mengambil manfaat dari buku ini, misalnya, mendapatkan jawaban untuk menjawab dan meyakinkan diri sendiri apakah mereka benar-benar mencintai profesinya, apakah mereka telah memenuhi ciri-ciri profesi guru sehingga dapat meningkatkan pengabdiannya. Bagi para mahasiswa LPTK dapat mengambil manfaat, antara lain peningkatan pemahaman tentang profesi guru sehingga komitmen mereka untuk menjadi guru professional semakin kokoh. Di samping itu, mereka dapat memanfaatkan alat ukur yang dikembangkan dan dibahas dalam buku ini sebagai instrumen penelitian mereka. Demikian pula, para orang tua dan para dosen LPTK dapat mengambil manfaat sesuai keperluan mereka masing-masing. Buku ini ditulis berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan untuk meyusun disertasi beberapa tahun yang lalu. Ide untuk menyusun buku ini sudah lama tersimpan dalam rencana dan baru saat ini terlaksana. Oleh karena itu, sebagian besar sumber yang dirujuk adalah sumber-sumber lama namun dapat diyakinkan bahwa esensi maknanya masih relevan dengan kondisi saat ini. Untuk itu, uraian pada bagian akhir buku ini merupakan konfirmasi tentang kemutahiran esensi makna yang dibahas dalam buku ini. Bagian ini diakhiri dengan satu quotation atau kata bijak yang sering disampaikan untuk memotivasi guru dan calon guru untuk terus belajar. “Who Dares to Teach Must Not Cease to Learn”. Siapa yang berkeinginan kuat untuk menjadi guru harus terus belajar. Selamat belajar, semoga bermanfaat.

Berapa jumlah guru yang tersisa?