Sebanyak 8 item atau buku ditemukan

Pengantar Profesi Keguruan

Buku ini dapat menjadi pedoman praksis untuk memenuhi pengembangan profesionalisme bagi para guru di tingkat satuan pendidikan mulai dari TK/PAUD, SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/ MA. Isi buku ini terdiri atas 8 bab, yang diawali dengan pendahuluan, diikuti secara berurutan tentang tinjauan hakikat profesi guru, tugas dan tanggung jawab guru, standar kompetensi profesi guru, kualifikasi akademik profesi guru, pengembangan profesionalisme guru, organisasi profesi dan kode etik guru, serta diakhiri dengan pandangan terkait etika profesi guru (sebatik)

Buku ini dapat menjadi pedoman praksis untuk memenuhi pengembangan profesionalisme bagi para guru di tingkat satuan pendidikan mulai dari TK/PAUD, SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/ MA. Isi buku ini terdiri atas 8 bab, yang diawali dengan pendahuluan ...

Etika Profesi Pendidikan Generasi Milenial 4.0

Buku ini membahas tentang etika dan profesi pendidik dalam menghadapi generasi milenial di era revolusi industri dan society 5.0 yang meliputi hakikat etika profesi keguruan, implementasi profesi keguruan, etika guru, serta kompetensi guru profesional. Guru profesional dituntut memiliki kompetensi keguruan yang meliputi (1) kompetensi personal, (2) kompetensi pedagogik, (3) kompetensi profesional, dan (4) kompetensi sosial. Optimisasi keempat kompetensi tersebut untuk mewujudkan guru profesional yang berpegang pada etika profesi keguruan dijelaskan secara rinci pada bab strategi pembelajaran. Strategi pembelajaran yang sesuai dengan generasi milenial 4.0 akan mewujudkan guru profesional yang dibutuhkan oleh siswa. Secara garis besar buku ini dibagi menjadi tiga tema yaitu etika profesi pendidikan di era 4.0, strategi pengelolaan kelas untuk menjadi guru profesional, dan etika profesi yang terintegrasi ke sistem tata laksana pendidikan, administrasi sekolah, kepengawasan sekolah, dan kepemimpinan sekolah. Sehingga buku ini dapat digunakan sebagai bahan rujukan bagi praktisi pendidikan, pendidik, calon pendidik, tenaga kependidikan, pengawas sekolah, serta kepala sekolah.

Pada bab etika profesi administrasi kependidikan dijabarkan hal hal yang perlu
untuk menjadi perhatian. Kaitan etika profesi dengan administrasi kependidikan
sangat erat karena juga banyak hal yang saling berkaitan satu dengan lainnya ...

Etika dan Profesi Keguruan

Guru adalah makhluk yang diberikan amanah untuk mendidik manusia menjadi manusia yang berakhlak berbudi pekerti, memiliki karakter dan berilmu. Tugas yang dibebankan kepada guru merupakan tugas yang sangat mulia sekaligus memiliki tanggungjawab yang ditidak ringan, dalam menjalankan amanah tersebut guru mestilah memiliki hal yang telah disebutkan diatas, guru adalah pendidik maka ia harus memiliki ilmu bagaimana bias mendidik, guru harusnya terlebih dahulu berakhlak, berkarakter dan lain sebagainya, bagaimana mungkin ia bisa mencetak manusia yang berakhlak sementara ia tidak berakhlak. Seorang guru mestilah terampildan ahli dalam bidangnya hal inilah yang disebut sebagai profesi. Dalam setiap profesi pastinya mempunyai kode etik yang harus di patuhi dan dilaksanakan dalam menjalankan tugasnya dengan baik. Kode etik sangat dibutuhkan dalam sebuah profesi agar dapat melindungi suatu profesi dari suatu penyalahgunaan wewenang. Begitu juga dengan profesi seorang guru juga mempunyai kode etik yang harus di ikuti dan ditaati oleh seorang guru di indonesia dalam menjalankan tugasnya dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari sebagai seorang guru.

Guru adalah makhluk yang diberikan amanah untuk mendidik manusia menjadi manusia yang berakhlak berbudi pekerti, memiliki karakter dan berilmu.

Guru Sebagai Profesi

Era global yang dicirikan persaingan bebas dengan berlatar pada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya teknologi informasi, pada satu sisi merupakan suatu tantangan bagi kehidupan masa depan, namun pada sisi yang lain juga merupakan harapan dan sekaligus ancaman bagi seluruh bangsa yang tidak siap menghadapinya. Agar bisa survive dalam menapaki era ini, prasyarat mutlak yang harus dipenuhi adalah kemampuan berkompetensi dengan bekal keunggulan kompetitif. Upaya peningkatan sumber daya manusia kemudian menjadi wacana yang mendesak untuk direalisasikan.

Upaya peningkatan sumber daya manusia kemudian menjadi wacana yang mendesak untuk direalisasikan. Buku Guru Sebagai Profesi ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

PUBLIKASI ILMIAH PENGEMBANGAN PROFESI GURU

Buku publikasi ilmiah pengembangan profesi guru ini berisi jenis-jenis publikasi ilmiah pengembangan profesi guru baik hasil penelitian maupun non penelitian beserta contohnya yang dapat dijadikan referensi untuk memperoleh angka kredit kenaikan pangkat dan mengikuti lomba-lomba karya tulis ilmiah. Disamping itu melalui buku ini, penulis mengingatkan bahwa menjadi guru memiliki tanggung jawab yang besar, guna mendidik anak bangsa menjadi generasi yang maju dan bermartabat yang nantinya berguna bagi bangsa dan negaranya dimasa depan. Penulis sangat menyadari bahwa betapa pentingnya motivasi bagi siswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang seimbang. Oleh karena itu, terobosan baru dan ide sederhana ini semoga dapat menginspirasi rekan guru untuk meningkatkan proses pembelajaran khususnya dan memajukan dunia pendidikan pada umumnya. Publikasi ilmiah dalam buku ini ditulis dengan selingkung yang berbeda-beda. Hal ini disesuaikan dengan sistematika yang dikirim oleh pelaksana kegiatan. Oleh karena itu penulis menyarankan kepada pembaca khususnya guru, ketika mengikuti kegiatan lomba-lomba baik ditingkat kecamatan, kabupaten, provinsi dan nasional agar menyesuaikan dengan sistematika yang diinginkan oleh pelaksana kegiatan.

Buku publikasi ilmiah pengembangan profesi guru ini berisi jenis-jenis publikasi ilmiah pengembangan profesi guru baik hasil penelitian maupun non penelitian beserta contohnya yang dapat dijadikan referensi untuk memperoleh angka kredit ...

Perencanaan Pembelajaran Untuk Kejuruan

Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan formal, dan pendidikan menengah. Dalam Undang-Undang Nomor 14 Pasal 20 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, tertulis bahwa dalam melaksanakan tugas keprofesionalannya, guru berkewajiban: (a) merencanakan pembelajaran, melaksanakan proses pembelajaran yang bermutu serta menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran; (b) meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensi secara berkelanjutan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Terkait dengan tugas tersebut, maka guru harus mempersiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran yang tepat dan benar agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Buku Perencanaan Pembelajaran untuk Kejuruan ini, disusun untuk para calon guru SMK dalam mempersiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran sebagai langkah awal dalam mengajar. Buku ini diperuntukkan untuk mahasiswa program studi pendidikan vokasional dan calon guru SMK karena memuat contoh-contoh yang terkait dengan bidang produktif khususnya bidang rekayasa bangunan. Ruang lingkup buku Perencanaan Pembelajaran untuk Kejuruan ini membahas materi tentang perencanaan pembelajaran dengan dua dimensi, yaitu bagian I esensi dan bagian II bidang penerapan. Peta konsep dari isi buku ini dapat divisualisasikan pada ilustrasi. Pembahasan tentang esensi mencakup tentang konsep pembelajaran terkini dan kurikulum yang digunakan saat ini. Bidang penerapan menguraikan tentang penyusunan perencanaan pembelajaran. Buku persembahan penerbit PrenadaMedaiGroup

Tentu kita ingat dengan Pak Tino Sidin, yang mengisi acara menggambar atau
melukis di TVRI sekian tahun silam. Beliau selalu berkata “bagus” terhadap apa
pun kondisi hasil karya anak-anak didiknya. Hal tersebut perlu dicontoh oleh ...

Perbandingan Efektivitas Daya Adsorpsi Sekam Padi Dan Cangkang Kemiri Terhadap Logam Besi (Fe) Pada air Sumur Gali

Menurut Beenakumari K. S. (2009) dalam Balaji R., dkk., (2014), besi termasuk kategori logam berat dan merupakan bahan pencemar dalam air yang melimpah di bumi sekitar 5% dari kerak bumi. Namun besi (Fe) termasuk kelompok logam berat yang kurang beracun. Artinya bahwa besi dapat menimbulkan gangguan bagi kesehatan yang serius terhadap manusia bila terakumulasi secara berlebihan dalam tubuh, atau melebihi ambang batas (Veli Sevil, dkk., 2007) yang telah ditetapkan dalam Anonim (2010) yaitu 0,3 mg/l (atau sama dengan 0,3 ppm). Berdasarkan hasil penelitian Fahrul (2015), kelima sumur gali di Tombang Kelurahan Kalabahi Tengah Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor-NTT telah tercemar oleh logam besi (Fe) masing-masing dengan konsentrasi sebesar 2,306 ppm; 0,540 ppm; 0,698 ppm; 0,730 ppm; dan 0,476 ppm.

Buku Perbandingan Efektivitas Daya Adsorpsi Sekam Padi Dan Cangkang Kemiri Terhadap Logam Besi (Fe) Pada air Sumur Gali ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Perbandingan Efektivitas Daya Adsorpsi Sekam Padi dan Cangkang Kemiri terhadap Logam Besi (Fe) pada Air Sumur Gali