Trigonometri Dasar/oleh Ali Syahbana

Ada dua alasan mengapa buku trigonometri ini ditulis. Pertama, buku yang khusus membahas trigonometri masih sedikit, khususnya untuk perguruan tinggi. Dari pengalaman penulis mengajarkan mata kuliah trigonometri, penulis cukup kesulitan mencari buku trigonometri yang dapat menjadi pegangan untuk bahan mengajar kuliah. Selama ini buku trigonometri yang tersedia banyak yang menggunakan bahasa inggris (itu pun cetakan lama), sehingga lebih cenderung tersimpan di perpustakaan daripada dibaca. Alasan kedua, banyak orang yang tidak suka ataupun bingung dalam belajar trigonometri, tidak hanya di Indonesia saja, dalam artikel Adamek et al (2005) disebutkan bahwa siswa bingung dengan seluk-beluk trigonometri dan mempertanyakan tujuannya, tidak hanya di matematika, tetapi juga dalam kehidupan seharihari. Dalam analisa penulis, penyebabnya berupa terlalu banyak rumus, terlalu banyak pembuktian, dan seperti tak ada kaitannya dengan kehidupan. Orang sering bertanya untuk apa belajar sinus, cosinus, cos(A+B) dan lain sebagainya. Sehingga orang lebih suka belajar aljabar atau aritmatika daripada belajar trigonometri.

Ada dua alasan mengapa buku trigonometri ini ditulis.